Pose MC Kawinan

Juni 19, 2009

Hari ini saya mengikuti sebuah audisi geje yang diselenggarakan oleh sebuah perusahaan provider seluler terkemuka di Indonesia>>sebut saja 'eke'>>perusahaan eke ini entah mengapa tiba-tiba menyatroni sekolah saya yang sedang dilanda badai remidial. Dengan bermodalkan ketidakjelasan, saya dan seorang teman saya beranjak menuju aula di lantai dua. Di sana juga sudah ada kawan-kawan yang turut terjebak dalam ketidakjelasan di tengah badai remidial.

Di sanalah, perusahaan eke mulai mempromosikan kegiatan yang akan mereka laksanakan. Kemudian saya dan teman-teman yang terjebak dalam momen geje ini disodori kertas berisi kolom biodata yang harus di isi. Jujur saja saya sebenarnya berharap mendapat satu starterpack dari eke ini, tapi ternyata tidak demikian.
Yaa sudahlah, setelah itu, saya mengumpulkan kertas berisi biodata tadi ke mbak-mbaknya pegawe eke. Lah, tiba-tiba nama saya dipanggil duluan sama salah satu mbak-mbaknya tadi. Saya suruh duduk>>bukan, saya suruh angkat kursi dulu>>di depan mbak-mbaknya yang sudah berfungsi seperti juri audisi mamamia.

Si mbak yang tengah bertanya beberapa hal tentang saya. Nama, nomor hape>>nomor hape saya bukan dari perusahaan eke>>prestasi dan sebagainya. Saya dengan lancar dapat menjawab pertanyaan dari si mbak-mbak juri dadakan itu.
Setelah itu, saya disuruh foto sama mbak-mbak jurinya, difoto di samping banner even yag mereka adakan. Wah, bagi saya ini sangat berat, karena saya agak pemalu orangnya kalau suruh narsis. Mbaknya menyuruh saya pose di samping banner tadi, dan bodohnya saya mengambil pose layaknya MC kawinan yang seolah siap membacakan susunan acara di hadapan para tamu.
Mbaknya bilang, "Dek, posenya bebas kok.." sambil agak nahan ketawa. Benar-benar memalukan...ketauan nggak pernah narsis nihh. Tapi pose kedua berhasil saya atur dengan baik, kurang lebih seperti ilustrasi di atas, berasa bintang hollywood yang mau menerima award..>>ilustrasi dibuat dan direncanakan dengan sedemikian rupa dengan sedikit hiperbola>>haha.
Sebenarnya, senyum saya dalam pose kedua tidak seperti itu, tapi garing dan sangat kepaksa. Tak apalah, anggap saja itu latihan ekting 'model amatir yang dipaksa senyum sama fotografernya'. Yahh! Begitulah kiranya kawan...

Selamat mencoba..lebih nikmat disajikan selagi hangat...!

:DD

You Might Also Like

0 komentar

Subscribe